Disusun Oleh :
Kelompok
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2011
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT,atas segala rahmat dan karunia-NYA,sehingga laporan praktkum ini dapat diselesaikan dengan tepat waktu.
Laporan ini merupakan hasil dari analisis praktikum kami yang ada di Karang ploso.Materi yang dibahas adalah suhu dan kelembapan.Laporan ini sangat bagus untuk dijadikan referensi mahasiswa agar lebih mengetahui tentang dasar klimatologi pertanianaa.
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih belum sempurna,oleh karena itu kami mengharap kritik dan saran yang membangun,untuk perbaikan selanjutnya.Semoga laporan ini bermanfaat untuk semua mahasiswa pertanian.

Malang, Desember 2011

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Suhu menunjukan derajat panas benda,semakin tinggi suhu suatu bendasemakin panas benda tersebut.Secara mikroskopis,suhu menunjukan energy yang dimiliki oleh suatu benda.setiap atom dalam suatu benda masing-masing bergerak baik itu dalm perpindahan maupun gerakan ditempat berupa getaran,makin tingginya energi atom-atom penusun benda.Suhu juga disebut temperatur yang diukur dengan alat termometer.Empat macam termometer yang dikenal adalah celcius,reamur,fahrenhait,dan kelvin.
Kelembapan adalah konsentrasi uap air diudara.Angka konsentrasi ini dapat diekspresikan dalam kelembapan absolut dan kelembapan spesifik atau kelembapan relatif,alat untuk mengukur kelembapan diut higrometer

1.2 Tujuan
Untuk mengetahui definisi suhu,untuk mengetahui macam-macam suhu,untuk mengetehui macam-macam termometer dan kegunaannya,untuk mengetahui faktor-faktor pengaruh suhu,untuk mengetahui definisi kelembapan,untuk mengetahui definisi hukum beer.
1.3 Manfaat
Dapat mengetahui definisi suhu,dapat mengetahui macam-macam termometer dan kegunaannya,dapat mengetahui pengertian kelembapan,dapat mengetahui pengertian hukum beer,dapat mengetahui faktor mempengaruhu suhu dan kelembapan.

BAB II
TINJUAN PUSTAKA
2.1 Suhu
2.1.1 Devinisi suhu
Suhu adalah derajat/tingkatan panas suatu benda atau kuantitas panas suatu benda(anonymous 2011),Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat derajat panas atau dingin suatu benda dan alat yang igunakan untuk mengukur suhu adalh termometer.(anonymous,2011),Suhu adalah ukuran derajat panas atau dingin suatu benda(anonymous,2011)
2.1.2 Macam-Macam Termometer dan Kegunaannya

2.2.3 Faktor-Faktor yang Mempengaruhu Suhu

2.2 Kelembaban
2.2.1 Definisi Kelembaban
Kelembapan adalah konsentrasi uap air diudara(anonymous,2011),kelembapan adalah kadar air yang ada diudara(anonymuus,2011),kelmbapan udara adalh tingkat kebasahan udara karena dalam udara air selalu terkandung dalam bentuk uap air(anonymous,2011).

2.2.2 Macam-Macam Higrometer dan Kegunaannya
Hygrometer bola kering : Tabung air raksa dibiarkan kering sehingga akan mengukur suhu udara sebenarnya.Hygrometer bola basah : Tabung air raksa dibasahi agar suhu yang terukur adalah suhu saturasi atau titik jenuh,yaitu suhu yang diperlukan agar uap air dapat berkondensasi.Suhu udara didapat dari suhu termometer bola kering,sedangkan RH (kelembapan udara) didapat dari perhitungan.Psychrometer assmann terdiri dari 2 buah thermometer air raksa dengan pelindung logam mengkilat. Kedua bola thermometer terpasang dalam tabung logam mengkilat. Kipas angin terletak diatas tabung pada tengah alat.Hygrometer putar(whirling) Disebut juga sebagai Psychrometer Sling/ Whirling. Alat ini terdiri dari 2 Thermometer yang dipasang pada kerangka yang dapat diputar melalui sumbu yang tegak lurus pada panjangnya. Sebelum pemutaran bola basah dibasahi dengan air murni. Psychrometer diputar cepat-cepat (3 putaran/ detik). Selama + 2 menit, dihentikan dan dibaca cepat-cepat. Kemudian diputar lagi, dihentikan dan dibaca seterusnya sampai diperoleh 3 data. Data yang diambil adalah suhu bola basah terendah. Jika ada 2 suhu bola basah terendah yang diambil suhu bola kering.Hygrometer rambut menunjukkan perubahan dimensi jika kelembaban udara berubah-ubah. Perubahan dimensi dapat dipakai sebagai indikasi kelembaban nisbi udara.

2.3 Hukum Beer
2.3.1 Definisi Hukum Beer
Hukum beer merupakan banyaknya sinar radiasi yang di absorbsi oleh suatu larutan analit dapat dihubungkan dengan konsentrasi analit tersebut.(Anonymous,2011).Hukum beer merupakan bayangan suatu medium penyerap yang homogen dalam lapisan-lapisan yang sangat sama tebal,tiap lapisan menyerap radiasi monokromatik yang memasuki lapisan itu dalam fraksi yang sama seperti lapisan-lapisan lain.(Anonymous,2011).Hukum beer merupakan Absorbans, log (Po/P),radiasi monokromatik berbanding lurus dengan konsentrasi suatu spesies penyerap dalam larutan.(Anonymous,2011)

2.3.2 Kegunaan dan Cara Kerja Luxmeter
Lux meter digunakan untuk mengukur kuat penerangan (tingkat penerangan) pada suatu area atau daerah tertentu. Alat ini didalam memperlihatkan hasil pengukurannya menggunakan format digital. Alat ini terdiri dari rangka, sebuah sensor dengan sel foto dan layar panel. Sensor tersebut diletakan pada sumber cahaya yang akan diukur intensitasnya. Cahaya akan menyinari sel foto sebagai energi yang diteruskan oleh sel foto menjadi arus listrik. Makin banyak cahaya yang diserap oleh sel, arus yang dihasilkan pun semakin besar.
Luxmeter merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengukur kuat penerangan (tingkat penerangan) pada suatu area atau daerah tertentu. Alat ini didalam memperlihatkan hasil pengukurannya menggunakan format digital. Alat ini terdiri dari rangka, sebuah sensor dengan sel foto dan layar panel. Sensor tersebut diletakan pada sumber cahaya yang akan diukur intenstasnya. Cahaya akan menyinari sel foto sebagai energi yang diteruskan oleh sel foto menjadi arus listrik. Makin banyak cahaya yang diserap oleh sel, arus yang dihasilkan pun semakin besar.
Sensor yang digunakan pada alat ini adalah photo diode. Sensor ini termasuk kedalam jenis sensor cahaya atau optic. Sensor cahaya atau optic adalah sensor yang mendeteksi perubahan cahaya dari sumber cahaya, pantulan cahaya ataupun bias cahaya yang mengenai suatu daerah tertentu. Kemudian dari hasil dari pengukuran yang dilakukan akan ditampilkan pada layar panel.
Berbagai jenis cahaya yang masuk pada luxmeter baik itu cahaya alami atapun buatan akan mendapatkan respon yang berbeda dari sensor. Berbagai warna yang diukur akan menghasilkan suhu warna yang berbeda,dan panjang gelombang yang berbeda pula. Oleh karena itu pembacaan yang ditampilkan hasil yang ditampilkan oleh layar panel adalah kombinasi dari efek panjang gelombang yang ditangkap oleh sensor photo diode.
Pembacaan hasil pada Luxmeter dibaca pada layar panel LCD (liquid Crystal digital) yang format pembacaannya pun memakai format digital. Format digital sendiri didalam penampilannya menyerupai angka 8 yang terputus-putus. LCD pun mempunyai karakteristik yaitu Menggunakan molekul asimetrik dalam cairan organic transparan dan orientasi molekul diatur dengan medan listrik eksternal.

BAB III
METODOLOGI

3.1 Waktu dan Tempat
• Waktu praktikum : 16.00 WIB
• Hari dan tanggal praktikum : Minggu,27 November 2011
• Tempat : Karang ploso
3.2 Peralatan yang Digunakan
Termometer air raksa : untuk mengukur suhu makro,mikro dan tanah
Termohigrograf : untuk mengukur suhu dan kelembaban
Lux meter : untuk mengukur intensitas radiasi matahari
3.3 Cara Kerja
Cara kerja yang digunakan untuk mengukur suhu makro dan mikro dengan menggunakan termometer tidak ternaungi adalah meletakkan termometer pada besi yang berwarna putih dengan menggunakan tali,kemudian mengatur dengan jarak 10 cm,20 cm,50 cm,100 cm,dan 200 cm,tunggu sementara kemudian melihat hasil nya berapa ° suhu tidak ternaungi,dengan suhu ternaungi dan mencacat hasil nya.Begitu pula pada saat mengukur suhu makro dan mikro dengan menggunakan termometer yang ternaungi cara nya hampir sama dengan termometer tidak ternaungi akan tetapi perbedaan nya adalah peletakkan termometer.
Cara kerja yang digunakan untuk mengukur intensitas cahaya matahari dengan menggunakan Lux meter adalah dengan memastikan pada layar panel berangka 0.kemudian mengarahkan sensor kearah cahaya matahari,kemudian memencet tombol range pada lux meter,dan apabila pada layar panel ring A terdapat angka maka langsung menuju ring B dan seterusnya, kemudian mencatat hasil.
Cara kerja yang digunakan untuk mengukur suhu tanah ternaungi dan tidak ternaungi adalah dengan cara membuat lubang seukuran pipa dan membuat kedalaman dengan ukuran 10 cm,30 cm,5 cm,dan 100 cm,kemudian meletakkan termometer yang diberi tali kedalam pipa,kemudian menunggu dan menarik termometer yang diberi tali ke atas permukaan tanah kemudian melihat berapa ° suhu didalam tanah kemudian mencatat hasil nya.
Cara yang digunakan unuk mengukur suhu dan kelembaban dengan menggunakan termohigrometer adalah dengan mengarahkan sensor ke segala arah dan melihat pada layar panel berapa angka yang ditunjukkan pada layar panel tersebut.

BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

1. 4. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil
4.1.1 Suhu
4.1.1.1 Suhu Mikro
1. Suhu Mikro Ternaungi
Tanggal Waktu Ketinggian
10 cm 20 cm 50 cm 100 cm 200 cm
26 Nov 2011 06.00 20,00 21,00 21,00 22,00 23,50
12.00 31,50 30,00 30,50 31,00 32,50
16.00 30,00 28,00 29,00 30,00 31,00
27 Nov 2011 06.00 24,80 23,00 23,50 24,00 25,00
12¬¬.00 33,00 31,00 31,50 32,00 34,00
16.00 23,00 21,50 21,00 22,00 23,00
Pada tanggal 26 November 2011 pada pukul 06:00 pagi pada 10 cm memiliki suhu mikro ternaungi 20,00,pada ketinggian 20 cm suhunya 21,00,pada ketinggian 50 cm suhu yang diperoleh 21,00,pada ketinggian 100 cm 22,00,pada ketingian 200 cm suhunya 23,50.pada pukul 12:00 suhu pada ketinggian 10 cm memiliki suhu mikro 31,50,pada ketinggian 20 cm memiliki suhu 30,00,pada ketinggian 50 cm memiliki suhu 30,50,pada ketinggian 100 cm memiliki ketinggian 31,00,dan pada ketinggian 200 cm memiliki suhu 32,50.Pada pukul 16.00 sore pada ketinggian 10 cm memiliki suhu 30,00,pada ketinggian 20cm memiliki suhu 28,00,pada ketinggian 50 cm memiliki suhu 29,00,pada ketinggian 100 cm memiliki suhu 30,00,dan pada ketinggian 200 cm memiliki suhu 31,00.
Pada tanggal 27 November 2011 pada pukul 06.00 pagi pada ketinggian 10 cm memiliki suhu 24,80,pada ketinggian 20 cm memiliki suhu 23,00,pada ketinggian 50 cm memiliki suhu 23,00,pada ketinggian 50 cm memiliki suhu 23,50,pada ketinggian 100 cm memiliki suhu 24,00,pada ketinggian 200 cm memiliki suhu 25,00.Dan pada pukul 12.00 pada ketinggian 10 cm memiliki suhu 33,00,pada ketinggian 20 cm memiliki suhu 31,00,pada ketinggian 50 cm memiliki suhu 31,50,pada ketinggian 100 cm memiliki suhu 32,00,pada ketinggian 200 cm memiliki suhu 34,00.Pada pukul 16.00 sore pada ketinggian 10 cm memiliki suhu 23,00,pada ketinggian 20 cm memiliki suhu 21,50,pada ketinggian 50 cm memiliki suhu 21,00,pada ketinggian 100 cm memiliki suhu 22,00,dan pada ketinggian 200 cm memiliki suhu 23,00.
1. Suhu Mikro Tak Ternaungi
Tanggal Waktu Ketinggian
10 cm 20 cm 50 cm 100 cm 200 cm
26 Nov 2011 06.00 22,00 23,00 24,00 24,00 24,00
12.00 32,50 33,00 33,00 34,00 34,50
16.00 30,00 30,50 31,00 31,50 31,50
27 Nov 2011 06.00 21,50 22,50 22,50 23,00 23,50
12.00 37,00 36,50 36,50 36,50 34,00
16.00 26,00 25,50 26,50 25,50 26,00
Pada tanggal 26 November 2011 pada pukul 06.00 pada ketinggian 10 cm memiliki suhu mikro tak ternaungi adalah 22,00,pada ketinggian 20 cm memiliki suhu 23,00,pada ketinggian 50 cm memiliki suhu 24,00,pada ketinggian 100 cm memiliki suhu 24,00,pada ketinggian 200 cm memiliki suhu 24,00.Pada pukul 12.00 pada ketinggian 10 cm memiliki suhu 32,50,pada ketinggian 20 cm memiliki suhu 33,00,pada ketinggian 50 cm memiliki suhu 33,00,pada ketinggian 100 cm memiliki suhu 34,00,pada ketinggian 200 cm memiliki suhu 34,50.Pada pukul 16.00 pada ketinggian 10 cm memiliki suhu 30,00,pada ketinggian 20 cm memiliki suhu 30,50,pada ketinggian 50 cm memiliki suhu 31,00,pada ketinggian 100 cm memiliki suhu 31,50,pada ketinggian 200 cm memiliki suhu 31,50.
Pada tanggal 27 November 2011 pada pukul 06.00 pagi pada ketinggian 10 cm memiliki suhu 21,50,pada ketinggian 20 cm memiliki suhu 22,50,pada ketinggian 50 cm memiliki suhu 22,50,pada ketinggian 100 cm memiliki suhu 23,00,pada ketinggian 200 cm memiliki suhu 23,50.Pada pukul 12.00 pada ketinggian 10 cm memiliki suhu 37,00,pada ketinggian 20 cm memiliki suhu 36,50,pada ketinggian 50 cm memiliki suhu 36,50,pada ketinggian 100 cm memiliki suhu 36,50,pada ketinggian 200 cm memiliki suhu34,00.Pada pukul 16.00 pada ketinggian 10 cm memiliki suhu 26,00,pada ketinggian 20 cm memiliki suhu 25,50,pada ketinggian 50 cm memiliki suhu 26,50,pada ketinggian 100 cm memiliki suhu 25,50,pada ketinggian 200 cm memiliki suhu 26,00.

4.1.1.2 Suhu Tanah
1. Suhu Tanah Ternaungi
Tanggal Waktu Kedalaman
10 cm 30 cm 50 cm 100 cm
26 Nov 2011 06.00 25,50 25,00 25,00 24,00
12.00 26,00 25,50 25,00 24,00
16.00 26,00 25,00 25,00 24,00
27 Nov 2011 06.00 26,00 25,00 24,50 23,50
12.00 26,00 26,00 25,00 25,00
16.00 25,00 25,00 24,50 25,50
Pada tanggal 26 November 2011 pada pukul 06.00 pada kedalaman 10 cm memiliki suhu tanah ternaungi yaitu 25,50,pada kedalaman 30 cm memiliki suhu 25,00,pada kedalaman 50 cm memiliki 25,00,pada kedalaman 100 cm memiliki suhu 24,00.Pada pukul 12.00 dan pada kedalaman 10 cm memiliki suhu 26,00,pada kedalaman 30 cm memiliki suhu 25,50,pada kedalaman 50 cm memiliki suhu 25,00,pada kedalaman 100 cm memiliki suhu 24,00.Pada pukul 16.00 sore pada kedalaman 10 cm memiliki suhu 26,00,pada kedalaman 30 cm memiliki suhu 25,00,pada kedalaman 50 cm memiliki suhu 25,00,dan pada kedalaman 100 cm memiliki suhu 24,00.
Pada tanggal 27 November 2011 pada pukul 06.00 pada kedalaman 10 cm memiliki suhu 26.00,pada kedalaman 30 cm memiliki suhu 25,00,pada kedalaman 50 cm memiliki suhu 24,50,pada kedalaman 100 cm memiliki suhu 23,50.Pada pukul 12.00 pada kedalaman 10 cm memiliki suhu 26,00,pada kedalaman 30 cm memiliki suhu 26,00,pada kedalaman 50 cm memiliki suhu 25,00,pada kedalaman 100 cm memiliki suhu 25,00.Dan pada pukul 16.00 pada kedalaman 10 cm memiliki suhu 25,00,pada kedalaman 30 cm memiliki suhu 25,00,pada kedalaman 50 cm memiliki suhu 24,50,dan pada kedalaman 100 cm memiliki suhu 25,50.
1. Suhu Tanah Tak Ternaungi
Tanggal Waktu Kedalaman
10 cm 30 cm 50 cm 100 cm
26 Nov 2011 06.00 26,00 26,00 26,00 27,00
12.00 Silakan tanya kelompok jam 12.00
16.00 31,00 29,00 29,00 27,00
27 Nov 2011 06.00 30,00 29,00 27,00 27,00
12.00 Silakan tanya kelompok jam 12.00
16.00 30,00 29,00 29,00 27,00
Pada tanggal 26 November 2011 pada pukul 06.00

4.1.2 Kelembaban
Tanggal Jam Ternaungi Tidak Ternaungi
T (0C) RH (%) T (0C) RH (%)
26 November 2011 06.00 24,10 78,00 24,50 74,00
12.00 28,30 71,00 35,00 60,00
16.00 27,20 78,00 27,40 45,00
27 November 2011 06.00 23,90 89,00 27,70 76,00
12.00 32,10 71,00 36,90 65,00
16.00 26,00 83,00 26,00 83,00
Pada tanggal 26 November 2011 pada pukul 06.00 pada kelembaban yang ternaungi memiliki suhu 24,10°dan memiliki RH 78,00%,dan pada pukul 12.00 pada kelembaban ternaungi memiliki suhu 28,30°dan memiliki RH 71,00%,dan pada pukul 16.00 pada kelembaban yang ternaungi memiliki suhu 27,20°dan memiliki RH 78,00%.Pada tanggal 26 November 2011 pada kelembaban tidak ternaungi pada pukul 06.00 memilki suhu 24,50°dan memiliki RH 74,00%,pada pukul 12.00 memiliki suhu 35,00°dan memiliki RH 60,00%,pada pukul 16.00 memiliki suhu 27,40°dan memiliki RH 45,00%.
Pada tanggal 27 November 2011 pada kelembaban ternaungi suhu yang paling tinggi adalah pada pukul 12.00 yang senilai 32,10°dan akan tetapi RH yang yang paling tinggi adalah pada pukul 06.00 pagi yaitu senilai 89,00.Sedangkan pada kelembaban tidak ternaungi suhu yang paling tinggi adalah pada pukul 12.00 yaitu 36,90°,dan RH yang paling tinggi adalah pada pukul16.00 yaitu 83,00°.
4.1.3 Luxmeter
Tanggal Waktu Intensitas Tiap Tajuk Tanaman Range Luxmeter
26 November 06.00 Atas: 303 C
Tengah: 53 C
Bawah: 48 C
12.00 Atas: 1072 C
Tengah:730 B
Bawah: 925 B
16.00 Atas: 502 C
Tengah: 380 B
Bawah: 444 B
27 Noember 2011 06.00 Atas: 748 B
Tengah: 210 B
Bawah: 243 B
12.00 Atas: 1595 C
Tengah: 1105 B
Bawah: 1048 B
16.00 Atas: 629 A
Tengah: 476 A
Bawah: 521 A

4.2 Grafik
4.2.1.2 Suhu Mikro (Ternaungi dan tak Ternaungi)
Pada Suhu Mikro ternaungi dan tidak ternaungi pada tanggal 26 november 2011 suhu yang paling tinggi adalah pada pukul 12.00 dengan ketinggian 10 cm dan yang paling rendah pada pukul 06.00 pada ketinggian 10 cm pula.Dan pada tanggal 27 November 2011 suhu yang paling tinggi adalah pada pukul 12.00,dengan ketinggian 10 cm,dan suhu yang rendah yaitu pada pukul 16.00 pada ketinggian 50 cm.

4.2.1.3 Suhu Makro (Ternaungi dan tidak ternaungi)

Pada suhu mikro tidak ternaungi pada tanggal 26 November 2011 yang paling tinggi adalah pada pukul 12.00 siang dengan ketinggian 200 cm dan yang paling rendah adalah pada pukul 06.00 pagi pada ketinggian 100 cm.
Dan pada tanggal 27 November 2011 yang paling tinggi adalah pada pukul 12.00 siang pada ketinggian 10 cm,dan yang paling rendah pada pukul 06.00 pagi pada ketinggian 10 cm.
4.2.1.3 Suhu Tanah (Ternaungi dan tak Ternaungi)
Pada grafik diatas dapat dilihat bahwa pada suhu tanah ternaungi pada tanggal 26 November 2011 mempunyai suhu yang sama yaitu pada pukul 12.00,dan pukul 16.00 dengan kedalaman 10 cm dengan nilai 26°dan suhu terendah pada pukul 06.00,12.00 dan 16.00 pada kedalaman 100 cm dengan suhu 24°.Dan pada tanggal 27 November 2011 memiki suhu tertinggi pada pukul 06.00 dan 12.00 dengan kedalaman 10 cm dan 30 cm.suhu 26°,dan suhu terendah pada pukul 06.00 pagi dengan kedalaman 100 cm

DAFTAR PUSAKA
Anonymous,2011. http://www.4shared.com/file/-IQypyv9/LAPORAN HUKUM BEER-LAMBERT.html.Diakses pada tanggal 10 Desember 2011
Anonymous,2011.http://id.wikipedia.org/wiki/Kelembapan. Diakses pada tanggal 10 Desember 2011.
Anonymous,2011.http://id.answer.yahoo.com/question/index?qid=200911101623336AAjRdGh..Diaskses tanggal 10 Desember 2011
Anonymous,2011.htpp://rahmatkusnadi6.blogspot.com/2010/09/kelembaban-udara.html. Diakses pada tanggal 10 Desember 2011.

ini adalah makalah klimatologi dari mahasiswa universitas brawijaya